Pesta Rakyat Pondok Buluh Bukit Rayo, Bukti Desa Muaro Cuban Mampu Kelola Wisata hingga Berprestasi Nasional
Sarolangun, Petajurnalis.co.id – Pemerintah Desa Muaro Cuban, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, menggelar Pesta Rakyat dan syukuran di kawasan Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo, sebagai ungkapan rasa syukur atas berbagai prestasi nasional yang berhasil diraih desa tersebut, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, jajaran OPD, camat, para kepala desa, tokoh masyarakat, pegiat pariwisata, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) sekaligus Ketua Umum Porum Rakyat Cinta Negeri (PORCIN) Andi Mulyati Pananrangi, serta masyarakat dari berbagai daerah.
Kepala Desa Muaro Cuban, Julius, S.E., dalam sambutannya menyampaikan refleksi perjalanan desa dalam membangun Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo sebagai destinasi unggulan. Sejak mulai menjabat pada 1 Januari 2023, ia membawa visi menjadikan Bukit Rayo dan Pondok Buluh sebagai penggerak ekonomi desa.
“Di awal pembangunan, yang mendukung hanya sekitar 10 persen, selebihnya mencemooh. Namun kami perangkat desa bertekad membuktikan bahwa desa mampu mengelola potensi secara bertanggung jawab,” ujar Julius.
Dengan keterbatasan anggaran, pembangunan wisata dimulai pada 2023 melalui APBDes sebesar sekitar Rp100 juta. Seiring waktu, total investasi pengembangan kawasan wisata mencapai kurang lebih Rp400 juta. Dalam kurun waktu dua tahun, Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat Desa Muaro Cuban.
Julius mengungkapkan, aset tetap desa kini tercatat sebesar Rp323 juta, yang dimanfaatkan untuk pembelian lahan perluasan kawasan wisata, kendaraan operasional, sepeda motor karyawan, hingga satu unit ambulans desa.
“Ambulans desa digunakan secara gratis tanpa pungutan apa pun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Ini bukti nyata bahwa wisata memberikan manfaat langsung bagi warga,” tegasnya.
Prestasi Desa Muaro Cuban pun menembus tingkat nasional. Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo berhasil meraih Juara I Nasional Anugerah Pesona Indonesia (API Award) kategori Wisata Dataran Tinggi Terpopuler, serta Juara II Nasional Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2025 dari sekitar 84 ribu desa se-Indonesia.
Menurut Julius, penilaian nasional tidak hanya menitikberatkan pada keindahan destinasi, tetapi juga mencakup aspek legalitas, tata kelola dana desa, dampak ekonomi bagi masyarakat, serta kepatuhan terhadap regulasi.
“Legalitas menjadi kunci. Wisata tanpa izin lengkap tidak akan lolos penilaian nasional. Ini pelajaran penting bagi desa-desa lain,” jelasnya.
Pesta rakyat berlangsung meriah dengan menghadirkan artis nasional dari ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI), yakni Dina KDI 3 dan Yenny KDI 5, yang dimanajeri oleh Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB). Kehadiran keduanya disambut antusias oleh masyarakat.
Julius menegaskan, kegiatan pesta rakyat tersebut merupakan kewenangan desa dan menjadi bentuk rasa syukur atas capaian bersama masyarakat Desa Muaro Cuban.
- Advertisement -
Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi Desa Muaro Cuban dan Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo yang dinilainya sebagai kebanggaan Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya jajaran Pemerintah Desa Muaro Cuban dan seluruh masyarakat atas prestasi luar biasa ini,” ujar Gerry.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendorong pengelola wisata untuk terus melakukan pembenahan fasilitas, pelayanan, serta infrastruktur pendukung, sekaligus memperkuat promosi digital agar prestasi nasional tersebut berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan.
Dukungan juga disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, H. Tabroni, S.E., yang menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal pengembangan sektor pariwisata di Kecamatan Batang Asai.
“Keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal. Dengan sinergi semua pihak, Batang Asai berpotensi menjadi ikon pariwisata Kabupaten Sarolangun,” katanya.
- Advertisement -
Pemerintah Kabupaten Sarolangun menargetkan Kecamatan Batang Asai sebagai brand pariwisata daerah melalui pengembangan terpadu antar desa, peningkatan fasilitas, penguatan UMKM lokal, serta penerapan standar pariwisata berkelanjutan. Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh keberhasilan desa dalam mengelola potensi secara transparan dan berkelanjutan.
(*Red Triwahyudi)



