Bogor, Jawa Barat – petajurnalis.co.id | Manajemen PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat terkait adanya ledakan di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, adalah tidak benar alias hoaks.
General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak pernah terjadi ledakan sebagaimana yang ramai diberitakan di sejumlah platform media sosial maupun pesan berantai.
> “Kami tegaskan, informasi adanya ledakan di area tambang PT Antam Pongkor adalah hoaks. Tidak ada ledakan dan tidak ada korban jiwa,” ujar Nilus Rahmat dalam keterangan resminya.
Menurut Nilus, peristiwa yang sebenarnya terjadi hanyalah kemunculan asap di salah satu level tambang pada waktu dini hari. Asap tersebut diduga berasal dari material kayu penyangga yang mengalami gangguan, sehingga memicu peningkatan kadar gas di area tertentu.
- Advertisement -
“Seluruh prosedur keselamatan langsung dijalankan. Para pekerja segera dievakuasi dan dipastikan dalam kondisi aman serta tidak ada yang terjebak,” tegasnya.
Ia juga meluruskan isu liar yang menyebutkan adanya ratusan korban, yang disebut-sebut berasal dari istilah “level 700”. Menurutnya, istilah tersebut disalahartikan, karena merujuk pada level kedalaman tambang, bukan jumlah pekerja.
- Advertisement -
Manajemen PT Antam memastikan bahwa operasional tambang saat ini berjalan normal, serta seluruh aktivitas pertambangan tetap mengacu pada standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang ketat.
PT Antam mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengacu pada keterangan resmi dari pihak berwenang.
“Kami berharap masyarakat lebih bijak menyaring informasi, agar tidak menimbulkan keresahan publik,” tutup Nilus Rahmat.pungkasnya
(T/Red).



