Masuk
Peta JurnalisPeta Jurnalis
Aa
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Lebih
    • Yudikatif
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Puluhan Tahun Terabaikan, Warga Lubuk Tanoh Tagih Janji, Jalan ±1 Km Jadi Saksi Ketimpangan
Bagikan
Peta JurnalisPeta Jurnalis
Aa
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Peta Jurnalis > Berita > Nasional > Puluhan Tahun Terabaikan, Warga Lubuk Tanoh Tagih Janji, Jalan ±1 Km Jadi Saksi Ketimpangan
Nasional

Puluhan Tahun Terabaikan, Warga Lubuk Tanoh Tagih Janji, Jalan ±1 Km Jadi Saksi Ketimpangan

Terakhir diperbarui 2026/04/08 at 11:15 PM
Reporter Redaksi Lampung Diterbitkan 08/04/2026 10 Views
Bagikan
Peta Jurnalis
Bagikan

PetaJurnalis Com – Pesawaran. Di tengah geliat pembangunan yang kerap digaungkan, jeritan warga Dusun Lubuk Tanoh, Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, justru terdengar lirih,seakan tenggelam dalam riuh janji yang tak kunjung ditepati. Rabu (8 April 2026), warga kembali menyuarakan kegelisahan lama: jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang menjadi akses utama mereka, hingga kini belum pernah tersentuh pembangunan sejak dibuka pada era 1980-an.

Lebih dari sekadar keluhan, kondisi ini adalah potret nyata ketimpangan pembangunan yang berlangsung lintas generasi. Sejak awal dibuka sebagai badan jalan puluhan tahun silam, hingga memasuki tahun 2026, jalur tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dipenuhi bebatuan, berlubang, dan berubah menjadi kubangan lumpur setiap kali hujan mengguyur.
Hadri, salah satu warga setempat, menuturkan dengan nada getir bahwa jalan tersebut seperti tak pernah masuk dalam peta prioritas pembangunan, baik di tingkat desa maupun kabupaten.
“Sudah puluhan tahun kami menunggu. Jalan ini seperti tidak dianggap ada, padahal ini akses utama kami,” ujarnya.

Padahal, fungsi jalan tersebut sangat vital. Selain menjadi penghubung dari Dusun Lubuk Tanoh menuju jalan raya arah Kecamatan Way Khilau hingga ke Kecamatan Kedondong, jalur ini juga menjadi denyut aktivitas harian warga. Anak-anak sekolah melintas setiap pagi dengan penuh risiko, sementara para petani harus berjibaku melawan medan rusak demi membawa hasil kebun.
Ironisnya, kondisi jalan yang rusak parah kerap memicu kecelakaan, terutama saat musim penghujan. Permukaan licin bercampur batu tajam menjadikan setiap perjalanan penuh ancaman.

“Kalau hujan, jalan ini seperti kubangan. Anak sekolah sering jatuh, petani juga kesulitan bawa hasil kebun. Tapi sampai sekarang belum ada perubahan,” tambah Hadri.

- Advertisement -

Harapan sempat menyala ketika Wakil Bupati Pesawaran, Anton, berkunjung pada akhir tahun 2025. Dalam kesempatan itu, ia disebut menyampaikan rencana pembangunan jalan tersebut, bahkan sempat dipublikasikan melalui media sosial pribadinya. Namun, hingga kini, janji itu belum berwujud nyata di lapangan.

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan yang kian menguat di tengah masyarakat: apakah pembangunan hanya berhenti pada wacana dan pencitraan, tanpa keberanian untuk diwujudkan?

Warga kini tidak lagi menuntut hal besar. Mereka hanya menginginkan hak dasar sebagai masyarakat—akses jalan yang layak, aman, dan manusiawi.
“Tidak perlu janji lagi, kami butuh bukti. Jalan ini sudah terlalu lama dibiarkan,” tegas Hadri.

Realitas yang dialami warga Dusun Lubuk Tanoh menjadi cermin bahwa pembangunan belum sepenuhnya menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ketika wilayah perkotaan terus berbenah, masih ada pelosok yang tertinggal dalam diam.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka makna kemerdekaan bagi sebagian warga hanyalah sebatas kata—belum benar-benar hadir dalam kehidupan nyata mereka.( Carles)

Bagikan Berita ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA Peta Jurnalis Ketua Umum PPAL Hadiri Halal Bihalal Bersama LVRI, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Kebangsaan
BERITA BERIKUTNYA Peta Jurnalis Ancol Tawarkan Promo Tiket Murah untuk Keluarga, Berlaku hingga 31 Mei 2026
Tinggalkan ulasan

Tinggalkan ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan pilih rating!

- Advertisement -
Berita Populer
Peta Jurnalis
NAAS! Melapor Karena Dianiaya, Santri Dikeluarkan oleh Pihak Pesantren, Kondisi Kini Depresi Berat
07/04/2026 514 Views
Peta Jurnalis
Lanal Dabo Singkep Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Personel Periode 1 April 2026
06/04/2026 14 Views
Peta Jurnalis
Tingkatkan Motivasi dan Jiwa Patriotisme, Lanal Sibolga Nobar Film The Hostage’s Hero
06/04/2026 12 Views
Peta Jurnalis
Bangkitkan Semangat Kepahlawanan, Danlanal Bintan Ajak Prajurit Nobar Film The Hostage’s Hero
06/04/2026 11 Views
Peta Jurnalis
Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Caba dan Cata PK TNI AL Gelombang II TA 2026 Sub Panda Bengkulu
07/04/2026 10 Views
Peta Jurnalis
Ancol Tawarkan Promo Tiket Murah untuk Keluarga, Berlaku hingga 31 Mei 2026
09/04/2026 10 Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Pendidikan
MGMP Kota Bekasi Gelar Seminar Matematika Steam dan Psikometri Dalam Pembelajaran Matematika
08/05/2025 648 Views
Petualangan Edukatif: Antusiasme Siswa UPTD 8 Banjaran Padang Cermin Dalam Kegiatan Hiking
16/02/2025 515 Views
Pingin Cepat Kerja, Yuk Sekolah di SMK Citra Edukasi Bangsa
18/01/2025 734 Views
Keluarga Besar H. Dadang Setiawan Merasa Bahagia Saat Menghadiri Wisuda Eka Prasasty di Universitas 17 Agustus 45 Tahun 2024
24/10/2024 577 Views
Deklarasi Anti Tawuran Di Sekolah Yayasan Islam SMP Al Jihad Johar Baru Jakarta Pusat
24/10/2024 1k Views
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja
Seputar Desa
Peta Jurnalis
Jalan Rusak di Desa Sanghiang Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak Tak Kunjung di Perbaiki
05/08/2025 290 Views
Peta Jurnalis
Pembangunan Tanggul BPBD di Desa Bunut, Way Ratai: Harapan Baru Warga Hadapi Banjir
02/07/2025 357 Views
Peta Jurnalis
Reses DPR RI DR.H.Muhammad Kadafi.SH.MM.Di Desa Bunut, Wujud Serap Aspirasi dan Harapan Rakyat Pesawaran
01/07/2025 374 Views
Peta Jurnalis
Jalan Desa Bertahun-Tahun Rusak, Warga Kampung Lebuh Minta Pemerintah Segera Bertindak
30/06/2025 329 Views
Peta Jurnalis
Pelatihan Smart Village di Desa Ceringin Asri Menuju Era Digitalisasi Pelayanan Desa
18/11/2024 631 Views

Komentar Terbaru

  1. Yandi mengenai PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) Mengelar Acara Public Expose Tahunan Dan Kinerja Perseroan
  2. Redi Budiaji mengenai BRI BO Tangerang Ahmad Yani Gelar Latihan Bela Diri dan Olahraga Rutin Bersama PKSS, Perkuat Stamina dan Kesiapsiagaan Satpam
  3. Aang muhajirin mengenai Anggota Komisi IV DPRD Cianjur, Hendang Purnamasari, S.H: Selamat Idul Fitri 1446 H-2025 M
  4. iswandi mengenai Di Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Mushollah Nurul Iman Berkolaborasi dengan Para Ketua RT Santuni Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin dan Kaum Dhuafa
  5. abenk76 mengenai Warga Kelurahan Marunda RT/09/RW/04 Adakan Makan Siang Gratis
PetaJurnalis.co.id PetaJurnalis.co.id
  • arkanmedia51@gmail.com
  • 0812-9506-0566

– Advertisement –

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Puluhan Tahun Terabaikan, Warga Lubuk Tanoh Tagih Janji, Jalan ±1 Km Jadi Saksi Ketimpangan
Bagikan

Copyright © 2023 PetaJurnalis.co.id

PetaJurnalis.co.id PetaJurnalis.co.id
Selamat Datang di PetaJurnalis.co.id!

Masuk ke Akun Anda

Daftar Lupa password?