AtensiPublik com -Pesawaran Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali menunjukkan wujud nyatanya. Rumah tidak layak huni milik Bu Suryati, seorang lansia penyandang tuna wicara, segera mendapat perhatian untuk dibedah. Tak hanya pemerintah daerah, BAZNAS dan pemerintah desa, jajaran TNI dari Brigif 4 Marinir/BS Piabung turut turun tangan secara langsung membantu proses pembongkaran rumah tersebut.

Momen haru terlihat ketika personel TNI bersama masyarakat dan pemerintah desa bergotong royong membongkar rumah Bu Suryati.
” Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa semangat “TNI Bersama Rakyat” bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan.
Kegiatan pembongkaran rumah dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2026), mulai pukul 07.00 WIB hingga waktu istirahat makan siang.
Dalam kegiatan tersebut, Mayor Rizaldi, mewakili Danbrigif 4 Marinir/BS, bersama Danton 1 Kompi Gorila Yonif 9 Marinir dan sejumlah personel, terjun langsung membantu proses pembongkaran serta mengevakuasi material dari rumah Bu Suryati.
Mayor Rizaldi juga memberikan arahan kepada para personel agar membantu semaksimal mungkin selama proses pembangunan rumah berlangsung.
” Dukungan tersebut tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga diupayakan dalam bentuk bantuan material maupun pemikiran hingga pembangunan selesai.
“Selama pembangunan berjalan, kami akan berupaya membantu semaksimal mungkin, baik tenaga, material maupun pemikiran,” ujar Mayor Rizaldi saat memberikan arahan kepada personel.
Gotong royong tersebut juga mendapat antusiasme dari masyarakat Desa Paya. Warga bersama pemerintah desa turut membantu proses pembongkaran rumah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
- Advertisement -
Bagi keluarga besar Bu Suryati, perhatian dan bantuan yang datang menjadi momen yang sangat berarti. Mereka berharap pembangunan rumah segera direalisasikan sehingga Bu Suryati dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman.
Masyarakat Desa Paya pun memberikan apresiasi kepada jajaran Brigif 4 Marinir/BS Piabung yang telah turun langsung membantu warga.
Sementara itu, Azhar, anak Bu Suryati, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, BAZNAS Pesawaran, Brigif 4 Marinir serta semua pihak yang telah peduli kepada keluarga kami. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT,” ujar Azhar.
- Advertisement -
Kisah Bu Suryati menjadi gambaran bahwa kepedulian dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Ketika pemerintah, TNI dan warga bergerak bersama, harapan untuk menghadirkan rumah yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan semakin dekat menjadi kenyataan.
Penulis: Carles


