Tahlilan 40 Hari Almarhumah Janiah Digelar Khidmat di Kediaman Ketua DPD AJB Kaltim
Balikpapan, 9 Maret 2026 | Petajurnalis.co.id – Tahlilan 40 hari almarhumah Janiah binti Utok Lindung digelar dengan khidmat di kediaman Nurdiana, Ketua DPD Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) Kalimantan Timur, pada Selasa (9/3/2026).
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama pada pukul 17.30 WITA yang dihadiri oleh Muh. Jepri bersama para santri serta jamaah yang datang dari lingkungan sekitar. Suasana kebersamaan terasa hangat saat para hadirin berkumpul untuk berbuka puasa.
Setelah itu, jamaah melaksanakan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan doa tahlil yang dipimpin oleh Muh. Jepri bersama para santri. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan permohonan ampunan bagi almarhumah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah, yang semakin mempererat kebersamaan di antara para jamaah yang hadir.
Ketua DPD AJB Kaltim, Nurdiana, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Muh. Jepri beserta para santri dan seluruh jamaah yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Muh. Jepri bersama para santri dan seluruh jamaah. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muh. Jepri juga menyampaikan tausiah singkat serta memimpin doa khusus bagi almarhumah Janiah binti Utok Lindung.
“Semoga almarhumah diampuni segala dosa-dosanya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih, Nurdiana turut memberikan body pack kepada Muh. Jepri dan para santri yang telah berkenan hadir serta memimpin rangkaian doa dalam acara tersebut.
Acara tahlilan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat serta para jamaah lainnya, sehingga menambah suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan tahlilan 40 hari tersebut diakhiri dengan doa bersama, memohon rahmat dan ampunan bagi almarhumah. Para jamaah kemudian meninggalkan lokasi dengan penuh ketenangan dan harapan agar doa yang dipanjatkan dapat diterima oleh Allah SWT.
- Advertisement -
(*Red/Triwahyudi)



