Jakarta,petajurnalis | 1 Juni 2026 – Momentum Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi peringatan sejarah bangsa, tetapi juga pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia (GARUDA), Nofalia Heikal Safar, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.

Menurut Nofalia, Pancasila merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkeadilan sosial. Nilai gotong royong yang terkandung dalam Pancasila harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semangat Pancasila harus hadir dalam setiap langkah pengabdian kepada rakyat. Ketika masyarakat sehat, sejahtera, dan saling peduli, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat dan berdaya saing,” ujar Nofalia Heikal Safar.
Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, Gerakan Dapur Indonesia (GARUDA) terus berkomitmen mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, kesehatan keluarga, serta pemenuhan gizi anak sebagai investasi masa depan bangsa.
Nofalia menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan tumbuh kembang anak menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.
- Advertisement -
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter Pancasila. Karena itu, kepedulian terhadap kesehatan dan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Dalam semangat Hari Lahir Pancasila 2026, Gerakan Dapur Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan membangun budaya gotong royong demi kemajuan bangsa.
- Advertisement -
“Pancasila Jiwa Bangsa, Perekat Indonesia. Mari bergandengan tangan mewujudkan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera untuk Indonesia yang lebih maju.”
(Red).



