PetaJurnalis.co.id < Jakarta > Dalam upaya melindungi program prioritas nasional, Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (Forum PWI) mendesak transparansi penuh dari Badan Gizi Nasional (BGN). Desakan ini menyusul temuan mengejutkan dan penutupan misterius portal pendaftaran mitra mandiri Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Forum PWI secara resmi telah mengajukan audiensi mendesak kepada Kepala BGN, Dr. Ir. Hindayana, untuk mengklarifikasi dua masalah krusial yang mengancam efektivitas program Presiden Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto ini.
Dugaan Praktik Ilegal: “Jalur Tikus” Berbayar Rp500 per Porsi
Investigasi tim Forum PWI selama dua hari mengungkap indikasi praktik tidak sehat. Di tengah kebingungan para yayasan karena portal pendaftaran mandiri tiba-tiba ditutup, beredar kabar adanya “jalur khusus” yang mengatasnamakan oknum BGN.
“Kami menemukan informasi kuat bahwa yayasan tertentu menawarkan ‘bantuan’ membuka titik dapur MBG dengan mekanisme pembayaran sejumlah uang. Bahkan, ada indikasi permintaan bagi hasil fee Rp500 per porsi dari calon mitra,” papar Rukmana, S.Pd.I., C.PLA, Ketua Umum Forum PWI, yang telah mendatangi langsung kantor BGN.
Temuan ini dikonfirmasi internal BGN sebagai pelanggaran hukum. “Kami akan segera laporkan ke pimpinan,” ujar seorang staf PPID BGN kepada tim Forum PWI, seperti dikutip dalam pertemuan pada Kamis (5/2/2026).
Portal Ditutup, Mitra Terverifikasi Terkatung-katung
Masalah lainnya yang disorot adalah penutupan portal pendaftaran mitra mandiri, baik daring maupun luring. Kebijakan ini justru membuat puluhan yayasan mitra BGN yang telah terverifikasi dan memiliki titik dapur menjadi tak bisa beroperasi.
“Program strategis nasional ini berisiko mandek di tingkat pelaksana. Rakyat kecil yang seharusnya mendapat manfaat justru dirugikan,” tegas Rukmana.
Audensi untuk Selamatkan Program Presiden
- Advertisement -
Forum PWI menilai situasi ini sangat mendesak. Audiensi yang diusulkan pada Senin, 9 Januari 2026, bukan sekadar konfirmasi, tetapi upaya penyelamatan.
“Kami membawa bukti-bukti valid yang akan kami sampaikan langsung kepada Kepala BGN. Tujuannya satu: memastikan program makan bergizi gratis berjalan optimal, transparan, dan bebas dari praktik kotor,” tambah Yohan Yudhistira, Wakil Sekretaris Jenderal Forum PWI.
Ditegaskan, dukungan penuh terhadap program pemerintah harus dibarengi dengan pengawasan ketat. Forum PWI mengajak seluruh masyarakat, terutama para calon mitra MBG yang merasa dirugikan, untuk bersatu mendorong akuntabilitas BGN.
“Demi anak-anak Indonesia yang berhak mendapat gizi baik, kami minta BGN membuka diri, klarifikasi masalah ini, dan buka kembali portal dengan mekanisme yang jelas dan bersih,” pungkas Rukmana.
- Advertisement -
Publik kini menunggu tanggapan dan kesediaan Kepala BGN memenuhi undangan audiensi ini. Transparansi adalah kunci agar niat mulia program ini tidak ternodai oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi.
#SelamatkanMBG #TransparansiBGN #MakanBergiziGratis.
(red)



