PeJurnalis co id – PESAWARAN Pemerintah Kabupaten Pesawaran bergerak cepat menindaklanjuti informasi terkait kondisi rumah tidak layak huni yang ditempati Suryati (68), seorang lansia tunawicara di Desa Paya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.
Bupati Pesawaran Nanda Indira yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan, S.E., M.M., bersama BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili Waka I Bidang Pengumpulan H. Rohim, S.HI., serta PLT Kadis Sosial Pesawaran Chabrasman, Kabag Kesra Tri, dan Asisten I Sunyoto, mendatangi langsung kediaman Suryati.
Kedatangan rombongan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan itu, Pemkab Pesawaran bersama BAZNAS menyerahkan bantuan melalui program bedah rumah agar tempat tinggal Suryati dapat menjadi lebih layak, aman, dan nyaman.
Sekda Kabupaten Pesawaran Wildan mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus berupaya memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tindak lanjut atas kondisi yang dialami Ibu Suryati,” ujarnya.
Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjelaskan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban Suryati sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.
Kunjungan Pemkab Pesawaran dan BAZNAS tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar. Warga berharap program bedah rumah dapat segera direalisasikan sehingga Suryati dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Pesawaran terhadap masyarakat, khususnya warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan dukungan.
Diberitakan sebelumnya: Lansia Penyandang Tunawicara di Pesawaran Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Harapan Bedah Rumah Masih Menunggu Realisasi. ( Carles)


