PT Lima Dua Lima Tiga Tbk Paparkan Kinerja Positif 2025 dan Proyeksi Bisnis 2026 dalam Public Expose
Jakarta 29 Desember 2025, Petajurnalis.co.id – PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (kode saham: LUCY) sukses menggelar Public Expose Tahunan pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Hotel Lucky Senayan Park, Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh investor, analis pasar modal, perwakilan media, serta jajaran manajemen perusahaan.
Dalam paparannya, Direktur Utama PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, Hermansyah, menyampaikan capaian kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025 sekaligus memaparkan proyeksi bisnis untuk tahun 2026. Ia mengungkapkan bahwa perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan positif di berbagai lini usaha, didorong oleh peningkatan penjualan, ekspansi pasar, inovasi produk, serta penambahan gerai baru, salah satunya di kota Purwokerto.
“Perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan laba sebesar 41 persen sepanjang tahun 2025, dan kami optimistis target kinerja pada tahun 2026 dapat tercapai sesuai rencana strategis yang telah disusun,” ujar Hermansyah dalam presentasinya.
Selain kinerja keuangan, manajemen juga memaparkan strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan persaingan industri yang semakin kompetitif. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi serta meningkatkan efisiensi operasional guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.
Public Expose ini turut menjadi wadah interaksi antara manajemen dengan investor dan analis. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dan interaktif, membahas secara mendalam kinerja keuangan, strategi ekspansi, serta prospek bisnis perusahaan ke depan.
Untuk tahun 2026, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan positif, didukung oleh kondisi pasar yang kondusif, investasi berkelanjutan di bidang teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia. Perseroan juga merencanakan sejumlah langkah strategis, antara lain peluncuran produk baru, perluasan jaringan distribusi, serta peluang akuisisi guna memperkuat posisi bisnis di industri.
(*Red Triwahyudi)



