Pesawaran — Setelah adanya pemberitaan yang dimuat sejumlah media dan menjadi perhatian publik, Pemerintahan Desa Paya mengambil langkah untuk mengusulkan bantuan bedah rumah kepada Baznas Kabupaten Pesawaran bagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Rumah tersebut dihuni oleh Ibu Suryati bersama anaknya, Asmah. Kondisi rumah yang memprihatinkan menjadi perhatian Pemerintahan Desa Paya sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Paya. Salah satu warga, Masadi, mengapresiasi respons cepat Pemerintahan Desa Paya dalam menindaklanjuti kondisi yang dialami Suryati.
“Saya mengapresiasi kinerja Pemerintahan Desa Paya yang cepat merespons adanya pemberitaan ini. Saya juga berterima kasih kepada Kepala Desa Paya, Zainuloh, atas kepeduliannya kepada warga,” ujar Masadi.
Saat ini, pihak desa masih menunggu tindak lanjut dari Baznas Kabupaten Pesawaran terkait usulan bantuan bedah rumah bagi Suryati.
Selasa, 11 Agustus 2026, warga berharap bantuan tersebut dapat segera direalisasikan, mengingat kondisi rumah yang sangat tidak layak huni dan musim hujan yang dapat memperparah keadaan.
Ketika hujan turun, air dapat masuk ke dalam rumah dengan debit yang cukup deras, bahkan ketinggiannya disebut bisa mencapai di atas lutut orang dewasa. Kondisi tersebut diduga diperparah karena rumah Suryati tidak memiliki pondasi yang memadai.
Masyarakat berharap bantuan bedah rumah segera terealisasi sehingga Suryati dan anaknya dapat tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Penulis: Carles


