BANDUNG BARAT, petajurnalis – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pemantauan keamanan politik di wilayah setempat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Padalarang ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah menjelang tahapan-tahapan politik yang sedang berjalan.

Rakor tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kapolsek Padalarang Kusmawan SH,MH Danramil Mayor inf Aang,serta para Kepala Desa (Kades),kecamatan padalarang dan Ngamprah, dari kedua wilayah kecamatan tersebut.
Sekertaris Dinas Kesbangpol Agnes Bandung Barat, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendeteksi dini potensi konflik yang mungkin muncul di tengah dinamika politik.
Menurutnya, peran aktif aparat kewilayahan, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, menjadi ujung tombak dalam menjaga kedamaian di masyarakat.
”Rapat ini merupakan langkah preventif kita bersama untuk memastikan situasi politik tetap stabil.
Kami meminta seluruh elemen, terutama bapak-bapak kepala desa, agar tetap menjaga netralitas dan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan jika ditemukan indikasi kerawanan di wilayah masing-masing,” ujar perwakilan Kesbangpol dalam arahannya.
Kapolsek Padalarang dan Danramil yang turut hadir dalam kegiatan ini menyatakan komitmen penuh jajaran TNI-Polri untuk mendukung terciptanya keamanan.
Mereka menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat sangat krusial agar tidak ada pihak yang memicu polarisasi di tingkat akar rumput.
Para kepala desa yang hadir diberikan pembekalan mengenai pentingnya pemetaan kerawanan politik serta tata cara pelaporan yang cepat dan akurat. Diharapkan, melalui rakor ini, jalur komunikasi antara pihak desa, kecamatan, dan kabupaten dapat terjalin lebih intensif.
- Advertisement -
Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama terkait kendala yang dihadapi di lapangan, serta penyamaan persepsi untuk menghadapi tantangan keamanan politik ke depan guna mewujudkan wilayah Bandung Barat yang aman, damai, dan demokratis.
Pewarta; dadan



